Polres Siak Ungkap Penyebab Kematian dr. Alex Cristo Loris, Hasil Penyelidikan Korban Meninggal Akibat Dari Perbuatan Korban Sendiri

Siak,Gelarnews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Siak berhasil menuntaskan penyelidikan terhadap kasus penemuan jenazah almarhum dr. Alex Cristo Loris yang ditemukan di semak belukar di samping pagar RSUD Tengku Rafian Siak, Jalan Raja Kecik, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, pada Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan rangkaian penyelidikan ilmiah (scientific crime investigation), hasil autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, digital forensik, serta psikologi forensik, penyidik menyimpulkan bahwa penyebab kematian korban akibat perbuatan korban sendiri.

Konferensi pers terkait pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh jajaran kepolisian dan para ahli terkait. Hadir dalam kegiatan Konferensi Pers tersebut:

KAPOLRES SIAK POLDA RIAU – AKBP SEPUH ADE IRSYAM SIREGAR, S.H., S.I.K., M.H.

KABID DOKKES POLDA RIAU diwakili oleh AHLI MADYA BIDDOKES – AKBP SUPRIYANTO, A.Mk, S.K.M., M.H. dan KASUBBID DOKPOL dr. DESY MARTA PANJAITAN, Sp.FM

KABID LABFORENSIK POLDA RIAU – Dr. UNGKAP SIAHAAN, S.Si., M.Si.

KETUA PSIKOLOGI FORENSIK / AHLI PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UIR – YANWAR ARIEF, M.Psi., PSIKOLOG

KASAT RESKRIM POLRES SIAK – Dr. RAJA KOSMOS PARMULAIS, S.H., M.H.

KANIT I SATRESKRIM POLRES SIAK – IPDA SHAHUM YOVINO HARZI, S.H., M.H.

Dalam keterangannya, para pejabat dan ahli menjelaskan bahwa sejak laporan penemuan mayat diterima, penyidik segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memeriksa rekaman CCTV, meminta keterangan para saksi, serta melibatkan sejumlah ahli guna memastikan penyebab kematian secara objektif dan profesional.

Dari hasil olah TKP diketahui korban ditemukan dalam posisi terlentang di semak belukar sekitar lima meter dari pagar luar RSUD Tengku Rafian Siak.

Di dekat korban ditemukan tas berisi berbagai perlengkapan medis, antara lain stetoskop, obat anestesi Propofol, ampul Lidocaine, spuit yang berisi Fentanyl Citrate dan Rocuronium Bromide, serta sejumlah jarum suntik.

Rekaman CCTV yang diambil dari 2 sumber menunjukkan korban berjalan seorang diri menuju lokasi kejadian pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia dan tidak terlihat adanya orang lain yang mendampingi ataupun menyusul korban. Hasil autopsi menyatakan terdapat bekas suntikan pada punggung tangan kiri korban yang diduga sebagai jalur masuk obat Rocuronium ke dalam tubuh.

Pemeriksaan toksikologi menemukan kandungan Rocuronium pada sampel urine, darah, dan ginjal korban. Ahli forensik menyimpulkan kematian disebabkan efek Rocuronium yang mengakibatkan kelumpuhan total otot pernafasan sehingga korban mengalami mati lemas (asfiksia).
Memar pada kepala tidak menjadi penyebab kematian, sedangkan luka-luka lain pada tubuh merupakan luka pasca kematian akibat aktivitas serangga.

Pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Riau juga menguatkan bahwa bercak darah pada jarum suntik identik dengan DNA korban, sehingga menunjukkan jarum tersebut digunakan oleh korban sendiri dan mengandung Rocuronium.

Selain itu, hasil pemeriksaan psikologi forensik menunjukkan bahwa korban diduga mengalami tekanan psikologis yang dipicu oleh akumulasi berbagai persoalan, antara lain tekanan finansial, beban pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) serta tanggung jawab keluarga.
Sebagai peserta PPDS Anestesi, korban juga memiliki pengetahuan dan akses terhadap obat-obatan anestesi yang kemudian menjadi faktor yang mempermudah tindakan bunuh diri.

Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap telepon genggam korban. Dari hasil pemeriksaan ditemukan pesan yang belum sempat terkirim kepada istrinya bertuliskan, “Maaf sayang, aku udah enggak tertolong lagi.” Selain itu ditemukan riwayat keluhan mengenai utang pinjaman online, indikasi aktivitas penggunaan uang yang berlebihan untuk suatu kegiatan, serta catatan pribadi yang masih terkunci menggunakan sistem keamanan perangkat.

Selama proses penyelidikan, Satreskrim Polres Siak telah memeriksa 14 orang saksi yang terdiri dari petugas keamanan, rekan kerja, tenaga medis, keluarga korban, hingga ahli farmakologi guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai peristiwa tersebut. Berdasarkan seluruh alat bukti, keterangan saksi, hasil autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, digital forensik, dan psikologi forensik, penyidik Satreskrim Polres Siak menyimpulkan bahwa tidak ditemukan fakta yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

Penyebab kematian almarhum dr. Alex Cristo Loris disimpulkan sebagai akibat dari perbuatannya sendiri. Polres Siak menyampaikan duka mendalam kepada keluarga dan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya tim dokter forensik, Laboratorium Forensik Polda Riau, ahli psikologi forensik, serta seluruh saksi yang telah membantu proses penyelidikan.

Polres Siak juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan dan menghormati privasi serta duka keluarga almarhum. (Red)

  • Berita

    Dari Tangan Petani, untuk Masa Depan Negeri: Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan

    Siak,Gelarnews.com — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Siak. Di Kecamatan Kandis, personel Polsek Kandis turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus mendorong…

    Jaga Negeri, Jaga Pangan! Polsek Kandis Kawal Lahan Produktif hingga Panen

    Siak,Garnews.com — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digelorakan Polri hingga ke tingkat kewilayahan. Di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, jajaran Polsek Kandis menunjukkan komitmennya dengan turun langsung ke lahan pertanian,…

    Berita

    Berjalan Lancar, Pemilihan BPD Desa Karyasari Sudah Selesai

    • By Redaksi
    • Agustus 23, 2026
    • 100 views
    Berjalan Lancar, Pemilihan BPD Desa Karyasari Sudah Selesai

    Dari Tangan Petani, untuk Masa Depan Negeri: Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan

    • By Redaksi
    • Agustus 23, 2026
    • 14 views
    Dari Tangan Petani, untuk Masa Depan Negeri: Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan

    ​Meriahkan HUT RI, Bupati dan ASN Karawang Galang Donasi Bencana NTT

    • By Redaksi
    • Agustus 22, 2026
    • 97 views
    ​Meriahkan HUT RI, Bupati dan ASN Karawang Galang Donasi Bencana NTT

    HUT ke-4 Satupena.co.id: Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri

    • By Redaksi
    • Agustus 22, 2026
    • 18 views
    HUT ke-4 Satupena.co.id: Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri

    Jaga Negeri, Jaga Pangan! Polsek Kandis Kawal Lahan Produktif hingga Panen

    • By Redaksi
    • Agustus 22, 2026
    • 19 views
    Jaga Negeri, Jaga Pangan! Polsek Kandis Kawal Lahan Produktif hingga Panen

    Terduga Pelaku Pemerkosaan di Kawasan TWA Bukit Gelanggang Diamankan Polres Dumai

    • By Redaksi
    • Agustus 21, 2026
    • 208 views
    Terduga Pelaku Pemerkosaan di Kawasan TWA Bukit Gelanggang Diamankan Polres Dumai