Diduga Tampung Buah Ilegal, LSM Gakorpan Minta Polres Siak Tindak RAM Km. 54 Dayun

Siak,Gelarnews.com – Rumah Agribisnis/Ramp atau yang biasanya disebut RAM adalah tempat penampungan dan titik jual beli sementara untuk Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang berfungsi sebagai perantara antara Petani atau Agen dengan Pabrik Pengolah Sawit atau Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

Namun demi memperoleh untung besar, acapkali RAM melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan petani. Misalnya dengan mempermainankan harga dan penimbangan yang tidak sesuai standar atau manipulasi timbangan.

Selain itu, banyak sekali RAM nakal yang menampung buah-buah sawit ilegal seperti buah sawit curian, buah sawit yang diselewengkan oleh Oknum Perusahaan (PT), semua itu dilakukan demi memperoleh untung besar.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Gerakan Anti Korupsi dan Penyelamatan Aset Negara (Gakorpan) DPD Prov. Riau, Rahmad Panggabean, kepada Awak Media di salah Kedai Kopi, jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Rabu (10/09/2025).

Diungkapkan Rahmad, dirinya dan Tim LSM Gakorpan Prov. Riau, pada Selasa (09/09/2025) menindaklanjuti aduan masyarakat terkait adanya RAM di Km. 54 Dayun, Siak yang diduga menampung buah sawit baik TBS maupun brondol secara ilegal.

Dijelaskannya, dari investigasi dan informasi yang mereka dapatkan di lapangan, menyatakan bahwa RAM di Km. 54 Dayun yang diduga milik Sadam Sihotang sering kali menerima (menampung) buah sawit (TBS dan brondol) dari luar daerah Kab. Siak, Riau.

“Kalau bos ini, semua sawit dari mana pun ditampung,” Rahmad mengutip pernyataan N (nama samaran) yang baru saja selesai mengantar buah sawit ke RAM tersebut.

“Kalau saya buah dari Lubuk Dalam. 100 ton setiap bulan bang,” ucap N saat ditanya berapa ton sekali mengantar.

Menurut Rahmad, rasanya tak lazim RAM milik Sadam Sihotang dapat mengirim beberapa truk tronton yang diperkirakan berisi 130 ton Tandan Buah Sawit (TBS) dan 135 ton brondol sawit setiap hari ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS), kalau tak ada indikasi kecurangan. Bahkan, kata Rahmad, informasi yang mereka terima bahwa TBS dan brondolan sawit dari RAM yang diduga milik Sadam Sihotang dijual ke PKS di luar dari wilayah Siak. Seperti ke Pekanbaru dan Bagan Batu, Rohil. Sementara, keberadaan PKS di wilayah Siak sangat banyak. Ada apa ini?

Pasalnya, kata Rahmad, RAM-RAM yang mereka investigasi justru susah mendapat TBS maupun brondol.

“Bayangkan, sebelum lebaran hingga 8 truk tronton RAM tersebut menerima brondolan,” ujar Rahmad.

Ia meminta Kapolres Siak, AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.H, dapat menindaklanjuti laporan informasi ini, melakukan penyelidikan.

“Saya minta Kapolres Siak segera menyelidiki RAM yang diduga milik Sadam Sihotang tersebut. Kita dalam waktu dekat ini akan membuat laporan resmi ke Polres Siak bila pengumpulan barang bukti telah rampung,” jelas Rahmad.

Diungkapkannya, RAM tersebut dapat dikenakan pasal 480 KUHP bila terbukti menampung buah sawit ilegal.

“Pertanyaannya, beranikah APH menindak pemodal besar dan PKS penerima sawit ilegal, atau hanya akan menjadikan masyarakat kecil sebagai kambing hitam?” tanya Rahmad.

“Membiarkan praktik ini sama artinya dengan menyuburkan ekonomi ilegal, merusak lingkungan dan melemahkan wibawa hukum di Riau,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media ini belum menerima tanggapan dari Sadam Sihotang dan masih berusaha mencari akses untuk mengkonfirmasi. (Tim).

  • Berita

    Kasus Korupsi Pejabat Kejagung, Ketum FRIC: Ini Ujian Integritas Hukum, Jangan Ada Intervensi!

    Jakarta,Gelarnews.com – 13/07/2026 – Menanggapi kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat tinggi Kejaksaan Agung RI dan temuan brankas uang tunai senilai Rp60 miliar, Ketua Umum Fast Respon Indonesia…

    Kuasa Hukum Ardi Sembiring: Hormati Proses Hukum, Hindari Framing yang Menghakimi

    Pekanbaru,Gelarnews.com – 10 Juli 2026  Menanggapi pemberitaan yang beredar beberapa hari lalu di media Elaeis Berita yang menyebut nama Ardi Sembiring terkait klaim atas tanah di Desa Muara Dua serta…

    Berita

    Polri Hadir untuk Petani! Polsek Kandis Kawal Jagung 12 Hektare Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

    • By Redaksi
    • Juli 20, 2026
    • 11 views
    Polri Hadir untuk Petani! Polsek Kandis Kawal Jagung 12 Hektare Demi Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

    Personel Polsek Klari Menjadi Pemateri MPLS di MTs Al Iannah, Sosialisasikan Pencegahan Pelecehan Seksual, Bullying, dan Anti Kekerasan ‎

    • By Redaksi
    • Juli 20, 2026
    • 118 views
    Personel Polsek Klari Menjadi Pemateri MPLS di MTs Al Iannah, Sosialisasikan Pencegahan Pelecehan Seksual, Bullying, dan Anti Kekerasan  ‎

    POLSEK KANDIS TERUS KAWAL KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK BESERTA WAKA POLSEK LAKUKAN PEMBERSIHAN GULMA DI LAHAN JAGUNG

    • By Redaksi
    • Juli 18, 2026
    • 20 views
    POLSEK KANDIS TERUS KAWAL KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK BESERTA WAKA POLSEK LAKUKAN PEMBERSIHAN GULMA DI LAHAN JAGUNG

    Polantas Menyapa, Sampaikan Materi MPLS saat Laksanakan Police Goes to School di SMAN 2 Karawang

    • By Redaksi
    • Juli 18, 2026
    • 153 views
    Polantas Menyapa, Sampaikan Materi MPLS saat Laksanakan Police Goes to School di SMAN 2 Karawang

    Kapolda Jabar Tinjau Langsung Pelayanan dan Pengamanan Markas Komando Polda Jabar

    • By Redaksi
    • Juli 17, 2026
    • 153 views
    Kapolda Jabar Tinjau Langsung Pelayanan dan Pengamanan Markas Komando Polda Jabar

    Polsek Kandis Dampingi Penyemprotan Gulma, Kapolsek Turun Langsung Rawat Jagung Program Ketahanan Pangan

    • By Redaksi
    • Juli 17, 2026
    • 23 views
    Polsek Kandis Dampingi Penyemprotan Gulma, Kapolsek Turun Langsung Rawat Jagung Program Ketahanan Pangan