Kapolda Jabar Pertimbangkan Masa Depan, Mahasiswa Aksi Anarkis TakDikenakan Tindakan Hukum

Jabar,Gelarnews.com – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menegaskan bahwa pelepasan para mahasiswa yang terlibat dalam unjuk rasa anarkis merupakan kebijakan langsung dari Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Keputusan ini, menurutnya, diambil setelah mempertimbangkan secara mendalam berbagai aspek, baik dari sudut pandang hukum maupun sosial. Langkah humanis ini menunjukkan pendekatan yang lebih persuasif dan edukatif ketimbang represif.

Pengeluaran para mahasiswa dari proses hukum pidana ini juga tidak terlepas dari permohonan berbagai pihak. Pimpinan universitas, orang tua, dan keluarga para mahasiswa secara kolektif mengajukan permohonan agar anak-anak mereka diberikan kesempatan kedua.

Permohonan serupa juga datang dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yang turut berperan dalam mencari solusi terbaik untuk menjaga stabilitas dan ketertiban.

“Pelepasan para mahasiswa ini bukan tanpa alasan. Kapolda Jabar mempertimbangkan beberapa hal penting, di antaranya bahwa para mahasiswa ini masih bisa dibina,” ujar Hendra, Jumat (5/9/2025).

Ia menekankan bahwa status mereka sebagai mahasiswa menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk diarahkan kembali ke jalur yang benar.

Selain itu, pertimbangan lain yang tak kalah penting adalah masa depan para mahasiswa. Mereka adalah generasi muda yang memiliki mimpi dan cita-cita, serta merupakan harapan bangsa.

Memberikan kesempatan kedua berarti membuka kembali pintu bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan dan berkontribusi positif bagi kemajuan negara. Kombes Pol Hendra juga menambahkan bahwa identitas dan status para mahasiswa tersebut jelas.

“Mereka tidak berusaha melarikan diri atau menghilangkan barang bukti, menunjukkan itikad baik untuk kooperatif dengan aparat penegak hukum. Hal ini menjadi salah satu faktor kunci dalam pengambilan keputusan Kapolda,” kata Hendra,

Para mahasiswa juga telah membuat pernyataan tertulis. Mereka secara tegas menyatakan tidak akan mengulangi perbuatan anarkis yang melanggar hukum di masa mendatang.

Komitmen ini menjadi jaminan bahwa mereka akan belajar dari kesalahan dan tidak lagi terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat. Keputusan Kapolda Jabar ini juga bertujuan untuk menjaga kondusifitas daerah.

Dengan mengedepankan pendekatan humanis, diharapkan ketegangan dapat mereda dan situasi kembali normal. Ini adalah langkah preventif untuk menghindari eskalasi konflik yang lebih luas dan menjaga ketertiban umum.

Secara keseluruhan, kebijakan Kapolda Jabar ini merupakan cerminan dari pendekatan kepolisian yang humanis dan edukatif. Tujuannya bukan semata-mata menghukum, melainkan memberikan bimbingan dan kesempatan kepada para pemuda untuk memperbaiki diri.

Hal ini sejalan dengan visi kepolisian modern yang lebih mengedepankan pembinaan daripada penindakan.

Terhitung sejak Jumat 29 Agustus 2025 sampai dengan 2 September 2025 ada Polda Jabar dan Polres Jajaran mengamankan 727 orang. Dari total tersebut, 670 dilakukan pembinaan dan 57 lainnya masih dalam pemeriksaan.

(Red)

  • Berita

    Diduga Dianiaya Ibu Tiri Bocah Enam Tahun di Siak Meninggal

    Siak,Gelarnews.com – Sebuah peristiwa memilukan mengguncang Desa Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak. FA , seorang bocah laki-laki berusia enam tahun, menghembuskan napas terakhirnya setelah diduga menjadi korban penganiayaan…

    DIBANTU TIM FORENSIK POLDA RIAU, POLRES SIAK GELAR EKSHUMASI DAN AUTOPSI BOCAH 6 TAHUN DI KERINCI KANAN UNTUK UNGKAP PENYEBAB KEMATIAN

    Siak,Gelarnews.com – Tim Forensik Bid Dokkes Polda Riau melaksanakan kegiatan ekshumasi (pembongkaran makam) dan autopsi terhadap jenazah seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun berinisial FA di Tempat Pemakaman Umum (TPU)…

    Berita

    Diduga Dianiaya Ibu Tiri Bocah Enam Tahun di Siak Meninggal

    Diduga Dianiaya Ibu Tiri Bocah Enam Tahun di Siak Meninggal

    DIBANTU TIM FORENSIK POLDA RIAU, POLRES SIAK GELAR EKSHUMASI DAN AUTOPSI BOCAH 6 TAHUN DI KERINCI KANAN UNTUK UNGKAP PENYEBAB KEMATIAN

    DIBANTU TIM FORENSIK POLDA RIAU, POLRES SIAK GELAR EKSHUMASI DAN AUTOPSI BOCAH 6 TAHUN DI KERINCI KANAN UNTUK UNGKAP PENYEBAB KEMATIAN

    Dua Tahun Urus KK dan Akta Kelahiran Tak Kunjung Selesai, Warga Karawang Soroti Dugaan Pungli di Desa Karyasari

    • By Redaksi
    • Mei 11, 2026
    • 147 views
    Dua Tahun Urus KK dan Akta Kelahiran Tak Kunjung Selesai, Warga Karawang Soroti Dugaan Pungli di Desa Karyasari

    Pangdam I/BB Kunker ke Korem 022/PT, Tekankan Prajurit Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

    Pangdam I/BB Kunker ke Korem 022/PT, Tekankan Prajurit Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

    Kampung Bersih Papuaku Indah, Satgas Yonif 521/DY Karya Bakti Membersihkan Rumah Tokoh Masyarakat di Distrik Kelila

    Kampung Bersih Papuaku Indah, Satgas Yonif 521/DY Karya Bakti Membersihkan Rumah Tokoh Masyarakat di Distrik Kelila

    Pangdam I/BB Tinjau Yonif TP 907/Dewa Shahdan, Pastikan Kesiapan Satuan

    Pangdam I/BB Tinjau Yonif TP 907/Dewa Shahdan, Pastikan Kesiapan Satuan