Karawang,gelarnews.com — Pemerintah Desa Karyabakti, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang menggelar rapat minggon di aula kantor desa pada Rabu (1/4/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari Standar Pelayanan Minimal (SPM), pelayanan administrasi kependudukan, hingga perencanaan pembangunan desa.
Sekretaris Camat Batujaya, Candrawan Yanuar Patria, S.Sos., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan dan implementasi SPM sebagai dasar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Menurutnya, desa memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu, kualitas layanan seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan administrasi kependudukan lainnya harus menjadi prioritas utama.

“Desa adalah perpanjangan tangan kecamatan dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Maka standar pelayanan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pelaksanaan pelayanan administrasi kependudukan yang biasanya rutin digelar setiap tahun oleh pemerintah kabupaten. Namun, untuk tahun ini, pihak kecamatan masih menunggu arahan lebih lanjut terkait pelaksanaan dan alokasi anggaran kegiatan tersebut.
Candrawan turut mendorong perangkat desa untuk aktif berkoordinasi dan berdiskusi apabila menghadapi kendala dalam proses perencanaan pembangunan, agar program yang disusun dapat berjalan optimal sejak tahap awal.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Karyabakti, Tamin Tisna, menyampaikan laporan perkembangan kegiatan desa, termasuk realisasi anggaran dan progres pembangunan yang bersumber dari dana desa.
Ia mengungkapkan bahwa realisasi dana desa tahun 2025 yang sempat tertunda kini telah mencapai sekitar 50 persen dan mulai dikerjakan sejak awal pekan.
“Alhamdulillah, pekerjaan sudah berjalan dan ditargetkan selesai dalam dua minggu ke depan,” jelasnya.
Tamin menjelaskan, keterlambatan pelaksanaan sebelumnya disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir, sehingga pekerjaan baru dapat dimulai setelah kondisi memungkinkan.
Adapun sejumlah kegiatan yang tengah dan telah dilaksanakan antara lain pengelolaan lahan pertanian hingga ratusan hektare, pemasangan jaringan irigasi, penyaluran bantuan material seperti asbes, serta rehabilitasi kantor desa dan pembangunan gerbang desa.
Ia juga menegaskan komitmennya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran desa. Seluruh kegiatan dan penggunaan dana dilaporkan secara terbuka, termasuk melalui media sosial desa.
“Saya tidak akan menggunakan anggaran desa untuk kepentingan pribadi. Ini adalah amanah masyarakat yang harus dijaga,” tegasnya.
Tamin juga mengapresiasi masyarakat Desa Karyabakti yang dinilainya kritis dalam mengawasi jalannya pemerintahan desa. Menurutnya, hal tersebut menjadi motivasi untuk terus bekerja secara jujur dan bertanggung jawab.
Perkuat Sinergi Pelayanan dan Pembangunan.
Rapat minggon ini menjadi sarana koordinasi antara pemerintah kecamatan dan desa dalam memperkuat pelayanan publik serta memastikan perencanaan pembangunan berjalan sesuai aturan”.tutupnya.
(Red)











